Review Jurnal - Afiza Rosalina

Nama : Afiza Rosalina
NIM : 18/427844/PN/15624
Golongan : B5

Review Jurnal
PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM PENGEMBANGAN KELOMPOK TANI TANAMAN HORTIKULTURA DI KECAMATAN SIBORONGBORONG, KABUPATEN TAPANULI
Penyuluhan pertanian adalah proses pendidikan dengan sistem pendidikan nonformal untuk mengubah perilaku orang dewasa agar memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap yang lebih baik, sehingga sasaran dapat memilih dan mengambil keputusan dari berbagai alternatif pengetahuan yang ada utamanya bagi para petani. Kerjasama antara penyuluh dengan kelompok tani sangat diperlukan untuk menghasilkan petani yang baik dan berkualitas. Oleh karena itu, penyuluh berperan sebagai motivator, komunikator, fasilitator dan inovator, yaitu melakukan pembinaan kelompok tani yang diarahkan pada penerapan sistem agribisnis dan peningkatan peranan.
Ada beberapa masalah yang dialami oleh masyarakat petani di kecamatan Siborongborong, kabupaten Tapanuli. Diantaranya adalah kurangnya bantuan dari pemerintah berupa sarana prasarana dan kurangnya subsidi pupuk bagi petani serta pembagian bantuan yang tidak merata sehingga semakin menyulitkan petani.
Penelitian dilakukan untuk menganalisis peran dari penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani di kecamatan Siborongborong sehingga kedepannya, hasil penelitian dapat dimanfaatkan untuk menjadi rujukan dalam pengambilan keputusan dan sebagai referensi bagi pihak-pihak yang menutuhkan.
Penelitian dilakukan di kecematan Siborongborong pada Februari 2018 s/d Maret 2018. Dalam pengambilan data, peneliti melakuakan wawancara langsung kepada petani dan juga dengan pengisisn kuisioner oleh petani. Total responden yang diteliti adalah 120 orang dari 8 kelompok tani. Kemudian data yang diperoleh diolah dengan menggunakan ms. Excel dan SPSS dengan menggunakan analisis regresi linier berganda.
Setelah dialakukan penelitian, hasil dari responden menujukkan bahwa peran penyuluh sebagai motivator terhadap pengembangan kelompok tani dalam kategori tinggi, hal ini karena menurut petani penyuluh sudah memotivasi petani dalam mengembangkan usaha tani maupun kelompok taninya. Peran penyuluh sebagai motivator membantu petani dalam mendapatkan informasi tentang bagaimana cara mengolah hasil – hasil produksinya, memberikan arahan bagaimana cara mengolah lahan yang baik, cara menggunakan teknologi, cara bagaimana meningkatkan nilai tambah dari hasil produksi, serta memberikan contoh dan memotivasi petani tentang cara bertani yang baik.
Dari pendapat responden pendapat responden peran penyuluh sebagai komunikator terhadap pengembangan kelompok tani dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluh pertanian berinteraksi dengan baik kepada petani, sehingga adanya perubahan perilaku petani dalam mengembangkan usahanya. Penyuluh yang ada di kecamatan Siborongborong juga banyak berpengaruh dalam proses pengambilan keputusan. Penyuluh yang ada di kecamatan Siborongborong mudah ditemui oleh petani, sehingga petani tidak kesulitan dalam memperoleh informasi. Penyuluh juga secara rutin melakukan pertemuan dengan kelompok tani.
Peran penyuluh pertanian sebagai fasilitator dapat dikategorikan sebagai sedang. Hal-hal yang dilakukan penyuluh di kecamatan Siborongborong sebagai fasilitator diantaranya adalah petani dalam penyediaan sarana produksi dan peralatan pertanian, memberikan contoh kepada petani dalam menggunakan sarana produksi pertanian, penyuluh memfasilitasi petani dalam mengakses informasi dari pemerintah baik tentang kredit, kebijakan baru, harga pasar, serta memberikan jalan keluar/kemudahan baik dalam menyuluh, maupun fasilitas dalam memanjukan usaha petani.
Peran penyuluh sebagai inovator di kecamatan Siborongborong tergolong tinggi dan memberikan dampak baik terhadap pengembangan kelompok tani. Dampaknya terlihat jelas pada peningkatan kemuan dan perubahan pola pikir petani dalam cara pengolahan lahan dan penggunaan terknologi yang modern.  Penyuluh juga berperan besar dalam mengajarkan petani cara bercocok tanam yang ramah lingkungan, penganalan mengenai bibit unggul dan terbaru, serta membantu petani dalam menerapkan perubahan tentang cara pembudidayaan tanaman hortikultura yang meliputi pembenihan, pembibitan, kultur jaringan, produksi tanaman, hama/ penyakit, proses panen, pengemasan, dan distribusi.
Sumber :
Marbun, D. N. V. D., S. Satmoko., dan S. Gayatri. 2019. Peran penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani tanaman holtikutura di kecamatan Siborongborong kabupaten Tapanuli. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis. 3(3). 537-546.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review jurnal- Karta Wijaya

Review Jurnal - Daffa Ryan Pramadytha Salam (18/427726/PN/15506)

REVIEW JURNAL