Review jurnal - Dian Prasasty
Review Jurnal - Dian Prasasty
Judul Jurnal: “ Kinerja Penyuluh Pertanian Menurut Persepsi Petani: Studi Kasus di Kabupaten Landak“
Sumber Jurnal : http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jvce
Penulis Jurnal : Ardita , Sucihatiningsih DWP , Dwi Widjanarko
Metode yang digunakan : metode penelitian campuran (mix method) dengan strategi konkuren/satu waktu (concurrent strategy)
Subjek Penelitian : masyarakat petani dan penyuluh pertanian di wilayah sasaran penelitian di Kecamatan Ngabang, Kecamatan Sengah Temila dan Kecamatan Menyuke
Teknik Pengumpulan data : Wawancara, dokumentasi, dan angket
Sektor pertanian di Indonesia dari zaman penjajahan hingga saat ini belum sepenuhnya mengalami kemajuan,hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya bahan pangan yang diimpor dari negara lain dan rendahnya nilai tukar komoditi pertanian yang mengakibatka kerugian di pihak petani. Dalam strategi pembangunan pertanian di Indonesia, swasembada padi, jagung dan kedelai masuk dalma program pembangunan pertanian. Maka dari iu penyluhan berperan penting dalam mengembangkan SDM yang berkualitas dalam pengembangan usaha tani sehingga dapat mengubah perilaku, pengetahuan, dan motivasi dari petani dan keluarganya itu sendiri. Peranan penyuluh sendiri dibutuhkan untuk membantu petani dalam menemukan input-input pertanian yang baru dan membangun pasar yang layak bagi para petani. Dengan adanya tantangan yang dihadapi pertanian di Indonesia pelaksanaan kegiatan penyuluhan perlu disokong oleh tenaga penyuluh sendiri yang mumpuni dan memiliki kompetensi untuk menunjukan kinerja yang baik.
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kinerja penyuluh pertanian dalam
pengembangan usahatani di Kabupaten Landak dengan instrumen yang berupa penilaian petani sebagai pelaku utama pertanian dan sekaligus penerima kegiatan penyuluhan pertanian kepada penyuluh selaku pelaksana kegiatan penyuluhan pertanian yang berkaitan dengan tugas dan fungsi penyuluh dalam bidang: a) pembangunan sumber daya manusia (PSM), b) pemindahan teknologi (PT) pertanian, dan c) pengetahuan dan keterampilan metode penyuluhan.
Dari penelitian ini didapatkan bahwa kinerja penyuluh pertanian yang diinterpretasikan oleh petani di Kabupaten Landak rata-rata dalam indicator tinggi, baik berdasarkan factor pengembangan SDM, factor pemindahan Teknologi pertanian, dan factor pengetahuan dan keterampilan metode penyuluhan. Dengan hasil yang di dapatkan keterlibatan petani dalam proses penyuluhan berperan besar dalam merealisasikan rencana kerja penyuluh, baik dalam mendiskusikan maupun merealisasikan program pengembangan usaha tani yang telah direncanakan. Dalam penyediaan teknologi informasi sendiri harus lebih dikembangkan lagi dalam penelitian ini, karena penyebarluasan informasi dengan menggunakan keterampilan menggunakan teknologi yang tersambung dengan jaringan internet sangat membantu dalam pengembangan usaha tani para petani itu sendiri. Metode-metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode wawancara dan angket sudah optimal dalam pengoperasiannya sehingga didapat analisis yang akurat denga data sampel yang telah dikumpulkan.
Sumber :
Ardita. D, Sucihatiningsih. D, Widjanarko. 2017. Kinerja penyuluh pertanian menurut persepsi petani: Studi Kasus di Kabupaten Landak. Journal of Vocational and Career Education. 2(1) : 1-8
Komentar
Posting Komentar