Review Jurnal - Miftah Fauzi
Resume Jurnal
Judul Jurnal :
Agro Ekonomi
Judul : Peran Ketua Kelompok
Tani dalam Adopsi Teknologi Budidaya
Bawang
Merah di Lahan Pasir Pantai Kecamatan Sanden Kabupaten
Bantul
Volume : Vol.27/No.2
Tahun :
2016
Penulis :
Putra, Roso, dan Harsoyo
Reviewer : Miftah Fauzi (18/430447/PN/15764)
Tanggal : 22 Oktober 2019
Latar Belakang
Indonesia
merupakan negara agaris yang sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai
petani. Pertanian di Indonesia akan semakin berkembang apabila didukung dengan adanya
kebijakan yang berorientasi pada pembangunan pertanian secara menyeluruh. Salah
satu aspek pembangunan pertanian yang sangat penting adalah adanya inovasi baru
atau ide-ide baru. Selain itu, untuk membantu memperlancar proses pembangunan
pertanian, maka keberadaan informasi-informasi pertanian sangat diperlukan. Hal
ini karena informasi merupakan syarat terjadinya suatu perubahan yang mengarah
pada kemajuan sehingga pengetahuan konvensional dapat diubah menuju pengetahuan
modern yang lebih baik.
Saat ini, informasi
teknologi pertanian telah dimanfaatkan pada tanaman hortikultura, salah satunya
adalah pada tanaman bawang merah. Di Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat banyak
daerah sentra tanaman bawang merah. Kabupaten Bantul merupakan daerah sentra
produksi bawang merah lahan pasir pantai. Walaupun ini merupakan lahan marginal
yang memiliki banyak faktor pembatas untuk usaha pertanian, tetapi dengan
adanya informasi teknologi pertanian akan mampu mendukung kemajuan usahatani
bawang merah di daerah marginal tersebut. Oleh sebab itu, penyebarluasan informasi
teknologi baru perlu dilakukan melalui penyuluhan, baik oleh penyuluh maupun
ketua kelompok tani sehingga pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani dalam
budidaya bawang merah dapat dirubah.
Tujuan
Penelitian ini
dilakukan untuk mengetahui:
1. peran ketua
kelompok tani dalam adopsi teknologi budidaya bawang merah di lahan pasir
pantai
2. faktor-faktor
yang memengaruhi peran ketua kelompok tani
3. pengaruh peran
ketua kelompok tani dan faktor-faktor lain terhadap adopsi teknologi budidaya
bawang merah di lahan pasir pantai.
Metode
Metode dasar yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode deskriptif analitis dengan teknik survey. Sampel
desa dipilih secara purposive, yaitu Desa Srigading dan Desa Gadingsari. Data
dianalisis dengan tabel distribusi frekuensi dan analisis regresi linier
berganda.
Hasil
Hasil penelitian menunjukan peran
ketua kelompok tani dalam adopsi teknologi budidaya bawang merah dalam kategori
tinggi. Faktor lain seperti umur, pendidikan, motivasi, dan peran PPL
berpengaruh nyata dan berpengaruh positif terhadap peran ketua kelompok tani
dalam adopsi teknologi budidaya bawang merah. Sementara itu, faktor yang
memengaruhi terhadap adopsi teknologi budidaya bawang merah di lahan pasir
pantai adalah peran penyuluh dan peran ketua kelompok tani. Faktor lain seperti
umur, pendidikan, dan motivasi tidak berpengaruh terhadap adopsi teknologi
budidaya bawang merah di lahan pasir pantai.
Kesimpulan
1. Peran ketua
kelompok tani dalam adopsi teknologi budidaya bawang merah di lahan pasir
pantai Kecamatan Saden Kabupaten Bantul termasuk dalam kategori tinggi dengan
persentase 85%
2. Peran ketua
kelompok tani dalam adopsi teknologi budidaya bawang merah di lahan pasir
pantai Kecamatan Saden Kabupaten Bantul, yaitu sebagai motivator, fasilitator,
dan organisator.
3. Faktor-faktor
yang berpengaruh nyata terhadap peranan ketua kelompok tani dalam adopsi
teknologi budidaya bawang merah di lahan pasir pantai adalah umur, pendidikan
petani, motivasi, dan peran penyuluh
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan dari
penelitian ini adalah memaparkan secara jelas dan lengkap latar belakang dari
permasalahan serta pembahasan metode yang digunakan sangat jelas.
Kekurangannya adalah tidak mendorong
dilakukannya penelitian lanjutan.
Komentar
Posting Komentar