Review Jurnal - Raihan Bagus W.
PERAN
PENYULUH PERTANIAN TERHADAP KELOMPOK
TANI
DALAM PENGEMBANGAN USAHATANI PADI
SAWAH
Oleh : Raihan Bagus Widyanto
Tujuan penelitian pada jurnal ini untuk mengetahui
peran penyuluh pertanian terhadap kelompok tani dalam pengembangan usaha tani
padi sawah di Desa Pasar Rawah dan untuk mengetahui motivasi petani dalam
mengikuti program penyuluhan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian
ini adalah, metode Deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, peran
penyuluh pertanian terhadap kelompok tani dalam pengembangan usaha tani padi
sawah adalah baik. Motivasi petani dalam mengikuti program penyuluh pertanian
termasuk kategori tinggi di Desa Pasar Rawah. Dengan mengikuti program
penyuluhan para petani lebih mudah dalam melakukan kegiatan usaha taninya.
PENDAHULUAN
Penyuluhan pertanian adalah sistem pendidikan luar
sekolah (non formal) bagi petani dan keluarganya agar berubah sikap dan
perilakunya untuk bertani lebih baik (better farming), berusahatani lebih baik
(better bussines), hidup lebih sejahtera (better living) dan bermasyarakat
lebih baik (better community) serta menjaga kelestarian lingkungannya (better
environment). Peran penyuluh yaitu membantu petani untuk memecahkan
permasalahannya sendiri dengan kemampuan yang dimiliki sendiri, sehingga petani
dapat menjadi lebih baik.
Kelompok tani adalah kumpulan petani/peternak/pekebun
yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan
(sosial, ekonomi, sumberdaya) dan keakraban untuk meningkatkan dan
mengembangkan usaha anggota. Kelompok tani juga dapat diartikan organisasi non
formal di perdesaan yang ditumbuhkembangkan “dari, oleh dan untuk petani”. Kelompok
tani dibentuk atas dasar kesamaan tujuan, kesamaan kepentingan dan kesamaan
kondisi dalam suatu lingkungan petani. dengan dibentuknya kelompok tani
mempermudah untuk penyampaian materi penyuluhan berupa pembinaan dalam memberdayakan petani agar memiliki
kemandirian, bisa menerapkan inovasi ,dan mampu menganalisa usahatani, sehingga
petani dan keluarganya bisa memperoleh pendapatan dan kesejahteraan yang
meningkat dan layak. Pengembangan kelompok tani perlu dilaksanakan dengan
nuansa partisipatif sehingga prinsip kesetaraan, transparansi, tanggung jawab,
akuntabilitas serta kerjasama menjadi muatan-muatan baru dalam pemberdayaan
petani.
METODE
Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja
didesa Pasar Rawah dengan pertimbangan bahwa desa ini memiliki produksi padi
sawah tertinggi dari seluruh Kecamatan Gebang. Populasi dalam penelitian ini
adalah seluruh anggota kelompok tani Harapan baru dengan jumlah populasi 45.
Data yang diperoleh didalam penelitian
ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari PPL
dan kelompok tani Kecamatan Gebang melalui pengamatan dan wawancara langsung
dengan menggunakan daftar pertanyaan (kuisioner) yang telah dipersiapkan
sebelumnya. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu
mengetahui peran penyuluh pertanian dan mengetahui motivasi kelompok tani dalam
mengikuti program penyuluhan pertanian.
HASIL DAN
PEMBAHASAN
1.
Peran penyuluh pertanian terhadap kelompok tani
dalam pengembangan usahatani padi sawah
a. Berperan sebagai pendidik
Dalam pelaksanaan penyuluhan pertanian maka penyuluh
pertanian berperan sebagai pendidik bagi kelompok petani merupakan sarana
proses pembelajaran dengan memfasilitasi para petani untuk menanamkan
pengertian sikap yang menguntungkan menuju penggunaan aktif mengacu kepada
praktek paket teknologi pertanian yang lebih modern dari kebijakan program
pemerintah dan pusat Provinsi, Kabupaten, maupun ke kecamatan hingga ke para
petani.
b. Berperan sebagai pemimpin
Dilihat dari penyuluh pertanian sebagai pemimpin
memiliki peranan sangat penting untuk membawa perubahan pada para petani dengan
cara berpikir dan cara kerja. Penyuluh pertanian tidak saja mengajarkan teori
melainkan penyuluh juga sebagai seorang yang memimpin dalam pelaksanaan praktek
membimbing petani, mengajarkan keterampilan yang tepat, membawa petani untuk
memperoleh sarana usahatani yang bermanfaat serta untuk dapat petani mengetahui
lebih banyak tentang segala sesuatu inovasi pertanian.
c. Berperan sebagai penasehat
Penyuluh pertanian dalam menjalankan tugasnya juga sebagai
penasehat didalam melakukan pendekatan dengan kelompok petani. Penyuluh harus memperhatikan
terlebih dahulu cara berkomunikasi yang baik dalam menyampaikan materinya dengan
menyesuaikan kemampuan petani yang akan dipengaruhi tersebut, agar materinya yang
disampaikan nantinya dapat diterima dengan baik oleh petani. Namun, terkadang penyuluh
juga tidak dapat memungkiri bahwasanya tidak semua petani dapat menerima dari apa
yang disuluhkan selama ini dan menjadi hambatan bagi penyuluh itu sendiri akan keterbatasan
petani. Kemudian untuk mengetahui keefektifan peran penyuluh pertanian
tersebut. Penilaiannya yang dapat diamati, apabila jumlah persentasi dari
parameter penilaiian petani yang diperoleh dari penjumlahan secara keseluruhannya
telah mampu menunjukkan angka di atas rata-rata 50% pada prestasi kerjanya.
Maka kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan tersebut baru dapat dikatakan efektif.
2.
Motivasi mengikuti kegiatan penyuluhan pertanian
Dari hasil penelitian secara keseluruhan diperoleh
skor rata rata untuk motivasi petani dalam mengikuti kegiatan program penyuluh pertanian
terhadap kelompok tani dalam pengembangan usaha tani padi sawah adalah 92,95%,
artinya motivasi petani dalam mengikuti kegiatan Penyuluh Pertanian di Desa
Pasar Rawah Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat adalah tinggi, atau dengan kata
lain peran penyuluh pertanian berpengaruh dalam peningkatan produksi usaha tani
padi sawah di daerah penelitian.
KESIMPULAN
Berdasarkan
penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Peran penyuluh
pertanian terhadap kelompok tani dalam pengembangan usahatani padi sawah adalah
baik. Hal ini dapat dilihat dari respon petani terhadap kegiatan penyuluhan
pertanian dengan mengikuti program yang diadakan oleh penyuluh
2. Motivasi petani
dalam mengikuti program penyuluh pertanian termasuk kategori tinggi Dengan
mengikuti program penyuluh pertanian Para petani lebih mudah dalam melakukan
kegiatan usahataninya
SUMBER REFERENSI
Hasibuan,
A.M, Salmiah, M. Jufri. 2016. Peran Penyuluh
Pertanian Terhadap Kelompok Tani Dalam Pengembangan Usaha Tani. Medan. Jurnal
Penyuluhan.
Komentar
Posting Komentar